here is two simple command to have openvpn tunnel up between server and client on linux system
on server :
/usr/local/sbin/openvpn --port PORT --proto udp --dev tun0 --bcast-buffers 512 --fast-io --ifconfig 192.168.20.1 192.168.20.2 --comp-lzo --comp-noadapt --daemon --route some_net its_masking 192.168.20.2 --keepalive 30 90
on client :
/usr/local/sbin/openvpn --remote SERVERADDR --port PORT --proto udp --dev tun0 --bcast-buffers 512 --fast-io --comp-lzo --comp-noadapt --daemon --ifconfig 192.168.20.2 192.168.
After configuring audiocodes to work with asterisk, one thing need to be done properly, to make audiocodes just route the ip call to PSTN the way asterisk want it.
on my case here, I have my asterisk adding prefix 011 and 012 before sending it to any FXO gateway attached to my asterisk, the problem is audiocodes by default will use hunting system and use any available FXO to make a call, which I dont want it to be happen as every port is attached to different provider and I want the call to be routed properly to save the cost (and cost calcula
This is another upgrade for my 2 years old Sony Vaio VGN-NR220E. As previous project done to this low cost laptop (I got it for only US$ 320, on BestBuy sale) that changed it from Windows Vista to Windows XP and then to MacOSX Leopard 10.5.2, everything was fine except the horse power that come with this laptop, Intel T2330, is not really a horse power, more like mule power :D.
Last week, I look for the replacement of its processor, I was looking for T8100 processor initially, as other guy do the upgrade on this laptop with success ( this link
Tech Hobbies Blog
- Nginx IPV6
- Displaying PDF In Our Website
- Fedora Build xtables-addons1-1.24 RPM Package With Build Options
- Fedora Build xtables-addons1-1.24 RPM Package
- Hosting Your Own Git Repository on fedora 12
- Compile Postfix 2.7.0 from simon j. mudd git repository
- postfix 2.8-20100213 postscreen
- Republika - ATM Dibobol, Rp 1,1 Miliar Raib | 5 March 2008
- detikcom - Sering Deg-degan? Hati-hati Gangguan Irama Jantung | 12 July 2007
- Tempointeraktif.com - Enam Pasien Suspect Flu Burung di Makassar Masih Dirawat | 5 October 2006
- Mourinho Dihukum Tiga Laga, Cambiasso-Muntari Dua | 23 February 2010
Other News on Selasa, 3 September 2002
Tempointeraktif.com - Kapolri Ungkap Penyusupan Intel di Komisi I DPR
KoranTempo - Pengadilan Perintahkan Kejaksaan Agung Menyidik Kasus Paiton
Tempointeraktif.com - Jacob Nuwa Wea Usulkan Badan Independen TKI
Gatra.Com - Malaysia akan Hukum Perusahaannya Pembakar Hutan Indonesia
Tempointeraktif.com - DPRD Temukan Bukti Penganiayan Polisi
Gatra.Com - Akademi Jakarta Angkat 7 Budayawan Sebagai Caretaker DKJ
Gatra.Com - Naker Asing di Malaysia akan Dilatih Keterampilan
KoranTempo - Jaksa HAM Cacat Susun Dakwaan
Tempointeraktif.com - Fatwa Minta Presiden Cepat Balik, Lalu Urusi TKI
Tempointeraktif.com - BPS Optimis Inflasi 2003 Capai 8,5 Persen
KoranTempo - Kejaksaan Agung Tetap Nyatakan Syahril Bersalah
KoranTempo - Setelah Reaksi Keras Jacob
Tempointeraktif.com - Kopassus Ada di Liquisa Saat Rusuh Terjadi
Gatra.Com - Hamzah Haz: Saya Akan ke Nunukan
KoranTempo - Ki Manteb Ulang Tahun
Tempointeraktif.com - PTUN Putuskan Lanjutkan Sidang Gugatan Perwira Tinggi Polri
KoranTempo - BEJ Untung Rp 9,3 Miliar
KoranTempo - Referendum Nasional Bertentangan dengan Konstitusi
KoranTempo - Dari Denpasar ke Diponegoro
Gatra.Com - Peneliti Indonesia Sudah Kuasai Pengideraan Jarak Jauh
KoranTempo - DPR akan Panggil Habibie dan Feisal Tanjung
KoranTempo - Teliti Sebelum Investasi
KoranTempo - Intel Investasi di India
Tempointeraktif.com - Tekanan Jual Membuat Indeks Melemah
Tempointeraktif.com - Hamzah Akui Pemerintah Kurang Responsif Soal TKI
KoranTempo - Badai Rusa di Korea Tewaskan 187 orang
KoranTempo - Parkinson dan Pil dari Pepaya
Tempointeraktif.com - MMI Adukan TPI dan Lativi ke Polda Metro Jaya
KoranTempo - Asia Menentang Serangan Militer AS ke Irak
Tempointeraktif.com - Media Massa Jangan Kesankan Jakarta Menakutkan
Gatra.Com - Djakarta Lloyd Gugat Dirjen Bea Cukai Rp172 Miliar
Tempointeraktif.com - Utang LN Diatur Melalui Kebijakan Satu Pintu
KoranTempo - Usamah bin Ladin dan Kata-kata
Tempointeraktif.com - A.M. Fatwa Berharap Kasus Talangsari Diselesaikan Secara Hukum
Gatra.Com - Malaysia Selidiki Tuduhan Anwar Hasut Militer
KoranTempo - Profil Obligasi Rekap Ditata Ulang
KoranTempo - PetroChina Tingkatkan Produksi Minyak di Indonesia
Tempointeraktif.com - Bendahara ICE on Indonesia Jadi Tersangka
KoranTempo - Presiden Akhirnya Sahkan Anggota Komnas HAM
Tempointeraktif.com - Para Saksi Korban dari Timor Leste Ajukan Syarat
KoranTempo - Belajar dari Filipina
KoranTempo - Dua Calon Investor Bank Niaga Lakukan Uji Tuntas
Gatra.Com - Menkeu Australia: Serangan ke Irak, Naikkan Harga Minyak Dunia
Gatra.Com - Tahanan Nelayan Aceh akan Dideportasi dari India
Tempointeraktif.com - Perusahaan Asuransi Bisa Ditutup
Gatra.Com - Filipina Selidiki Dugaan Keliru Terhadap Nakernya
KoranTempo - Sampah Menggunung dan Emisi Karbon di KTT Johannesburg
Gatra.Com - Rahardi Ramelan: Penggunaan Dana, Tak Sesuai Tugas Bulog
KoranTempo - Partai-partai Kecil Minta Syarat untuk Partai Baru Diperlunak
Tempointeraktif.com - DPR Ingin Anggaran RAPBN 2003 Ditingkatkan
KoranTempo - Irak 'Bergerilya' ke Eropa
Tempointeraktif.com - Subsidi Pupuk Diminta Langung Ke Petani
Gatra.Com - Badai Landa Korsel, 113 Tewas dan 71 Hilang
Gatra.Com - Edi Terbunuh oleh Perampok Dua Ekor Ayam
KoranTempo - Hikmah Ambruknya Investasi Alam Raya
Gatra.Com - DPR Minta Menteri Energi Mundur Saja
Gatra.Com - Pengacara Rahardi: Habibie Dan Akbar Berbohong
KoranTempo - Dulu Dibesarkan, Sekarang Dikecilkan
Gatra.Com - Tunggakan KUT di Mataram, Rp978 Juta
Tempointeraktif.com - Diduga Mengemplang Dana Miliaran Rupiah, A. Baidowi Jadi Tersangka
Gatra.Com - Akbar Tandjung: Fisik Mental Saya Siap
Tempointeraktif.com - 50 Ribu Transmigran di Lahan Gambut Terancam Rawan Pangan
Tempointeraktif.com - Saksi Kasus HAM Timtim Minta Pengawalan PBB
KoranTempo - RUU Penyiaran: TV dan Radio Dilarang Pancar Ulang Program Asing
Tempointeraktif.com - Ada Indikasi Politik Uang dalam Pemilihan Gubernur DKI
Tempointeraktif.com - Bank Niaga Siap Menerima Investor Baru
Gatra.Com - Australia Selidiki Kematian 14 Ribu Dombanya
KoranTempo - Hak Pilih TNI, Kok, Dipasung?
KoranTempo - Kondisi Regional Menekan Indeks
KoranTempo - Kredit Bahana ke Penta Tanpa Dokumen Memadai
Gatra.Com - Berantas Hama Tikus, Distanhut Sleman Manfaatkan Ular Sanca
Tempointeraktif.com - BPKP Temukan 26 Kasus Korupsi
KoranTempo - Buyung Pimpin Dewan Penyantun YLBHI
KoranTempo - Pengurangan Karyawan Bank Merger Hanya 950 Orang
KoranTempo - Penguatan Rupiah Tertahan
Gatra.Com - Pedagang Pasar Ciranjang Keluhkan Antraks
Tempointeraktif.com - Usaha Penghentian Kerusuhan di Timtim Terhalang Pasukan PBB
Tempointeraktif.com - Vonis Akbar Jatuh, Seluruh Fraksi DPR/MPR Diminta Adakan Pertemuan
KoranTempo - Keahlian Teknologi Informasi Indonesia Masih Kurang
Gatra.Com - Irak Seru Negara Arab dan Islam, Cegah Serangan AS
KoranTempo - Ekspor Pasir Laut Tak Bebas Lagi
Tempointeraktif.com - Minta Telekonferensi, Uskup Belo Kembali Tak Hadiri Sidang
Gatra.Com - Agil Belum Beruntung
Gatra.Com - PN Kendari Hanya Miliki Dua Hakim
Gatra.Com - Mega Diminta Segera Pulang
Gatra.Com - Pekerja Asing di Hong Kong Protes Kebijakan Malaysia
Gatra.Com - Pj. Gubernur Jabar: Pelihara Situs Candi Bojongmenje
KoranTempo - BPPN Minta Aset Properti Bebas Pajak
Gatra.Com - Meneg PP: Prihatin, Perempuan Selalu Jadi Korban Konflik
Tempointeraktif.com - Petambak Dipasena Unjuk Rasa di BPPN
Gatra.Com - Kapolri: Belum ada yang Mengaku Bertanggungjawab
KoranTempo - Filipina Kirim Tim Inspeksi ke Sabah
Gatra.Com - Ayah Serena Ancam Bunuh Penguntit Anaknya
Gatra.Com - Tim ITB Modifikasi Mesin Diesel Jadi 1 liter:43,95 km
KoranTempo - Referendum Nasional Bertentangan dengan Konstitusi
KoranTempo - "Presiden Boleh ke Luar Negeri Asal Bermanfaat"
Tempointeraktif.com - BEJ Bantah Kelalaiannya dalam Kasus DSFI
Tempointeraktif.com - Menko Kesra: Stok Beras di Nunukan Cukup untuk Dua Bulan
Tempointeraktif.com - Keluarga Agus Dwikarna Tolak Pertukaran Narapidana
KoranTempo - Bahaya Represi Baru di Bawah Megawati
KoranTempo - Organisasi Papua Merdeka Dukung Pengusutan Kasus Timika
KoranTempo - Kreditor dan AriaWest Diminta Selesaikan Silang Pendapat Soal Utang
Tempointeraktif.com - Indonesia Memerlukan UU Surat Utang
Tempointeraktif.com - Api Melalap 600 Rumah di Muara Baru
Tempointeraktif.com - KSAL Belum Tahu Proyek Pelabuhan Kapal Amerika di Bitung
KoranTempo - Satu dari empat anak perempuan menjalani diet.
Gatra.Com - Bisikan Jaroha Pemusik Cadas
KoranTempo - Bila Kabar Bin Ladin Begitu Berharga
KoranTempo - Kreditor Setuju CMNP Tunda Pembayaran Utang
KoranTempo - Masih Ada Tanda Tanya
Tempointeraktif.com - BPPN Bantah tak Konsisten Soal PKPS
Tempointeraktif.com - Kapolri: Penyerang dari Luar Timika
Tempointeraktif.com - Ahmad Dhani Resmi Jadi Tersangka
Tempointeraktif.com - Purnomo: Lahan Jangan Batasi Kegiatan Penambangan
KoranTempo - Pendidikan Sumbang Inflasi Terbesar
Tempointeraktif.com - Indonesia Belum Tentukan Sikap Soal Kuota Minyak
Gatra.Com - Apapun Keputusan Hakim, Akbar Tetap Ketua Umum
Tempointeraktif.com - 6000 Ton Beras Untuk Poso
Tempointeraktif.com - Ketel Uap Pabrik Gula Jebol, 4 Pekerja Tewas
Forum Views () Forum Replies ()
Pelawak Polo Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Jakarta -- Pelawak Bharatha Nugraha alias Polo kemarin hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk mendengar tuntutan jaksa penuntut umum. Dia didakwa sebagai pemilik sabu-sabu seberat 0,6 gram, sebab itu jaksa Hedi Handoko menuntutnya satu tahun enam bulan penjara atas kesalahannya tersebut.
Selain itu, Polo juga dituntut untuk membayar denda Rp 2 juta subsider tiga bulan kurungan. Jika pengadilan menyatakannya bersalah, Polo juga diharuskan membayar biaya perkara Rp 1.000.
Dalam tuntutannya, jaksa Hedi menyatakan, barang bukti yang ada berupa sabu-sabu, alat suntik, serta barang bukti lainnya diyakini milik terdakwa. Polo ditangkap di Villa Citra yang berlokasi di Jalan Datuk Tonggara, Jakarta Timur, pada Rabu (2/5) lalu. Dari kamar 13, tempat Polo menginap, didapati beberapa barang bukti berupa satu bong, satu plastik sabu-sabu yang masih tersisa, dan satu paket sabu-sabu 0,6 gram.
Polo juga diperiksa di Rumah Sakit Polri Soekanto, Kramat Jati, hasilnya urine terdakwa dinyatakan positif mengandung metafetamina. Karena itulah, Polo dituduh memakai narkoba. Kasusnya pun bergulir di Pengadilan Jakarta Timur.
Selama sidang, Polo yang mengenakan setelan pakaian kemeja lengan panjang warna biru dan celana panjang hitam tampak tertunduk dan diam. Menanggapi tuntutan jaksa, Polo menyatakan menerima tuntutan tersebut.
Namun, dia tetap akan melakukan pembelaan secara tertulis melalui kuasa hukumnya. "Saya terima dengan baik tuntutan jaksa. Tetapi, saya berharap, hukumannya tidak seberat itu," kata Polo setelah mengikuti sidang.
Sementara itu, kuasa hukum Polo, Dhaniswara, mengatakan, pihaknya masih akan mempelajari tuntutan jaksa penuntut umum. "Kami masih akan pelajari dulu. Kami belum bisa bicara apa-apa," katanya.
Tentang pernyataan Polo yang menyatakan menerima, dikatakan oleh Dhaniswara, bukanlah berarti pihaknya tidak akan naik banding. "Itu bukan menerima, dia hanya pasrah," ujarnya.
Jika Polo dinyatakan bersalah, menurut Dharniswara, masih ada kemungkinan untuk banding. Dia melihat dakwaan yang disampaikan jaksa tidak sepenuhnya benar. "Ada barang bukti yang diakui kepemilikannya oleh Mas Polo dan ada juga barang bukti yang tidak diakui. Jadi, kemungkinan untuk banding masih ada," kata Dhaniswara.
Polo sudah dua kali berurusan dengan hukum dalam kasus narkoba. Dia pernah ditangkap di Hotel Mega Matra, Jakarta Pusat, pada tahun 2000 karena membawa 0,5 gram sabu-sabu. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengirimnya ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang selama 7 bulan, dipotong masa tahanan dan denda Rp 1 juta. Kemudian, pada 23 Maret 2001, Polo dinyatakan bebas. suryani ika sari
Berita Acak dari arsip :

