Universal-USB-Installer.exe from http://www.pendrivelinux.com is great tool to make any linux boot on USB flash drive, but one weird thing happened to me, I bought couple 4Gb USB flash, none of them work and giving this Syslinux load error :
No Default or UI Configuration Directive found!...
but when I use my smaller flash drive (ie 1Gb and 512Mb) it work just fine.
figured out for a while, typed this on the prompt below that error message :
grub# vmlinuz initrd=initrd.gz pmedia=cd
with that line typ
here is two simple command to have openvpn tunnel up between server and client on linux system
on server :
/usr/local/sbin/openvpn --port PORT --proto udp --dev tun0 --bcast-buffers 512 --fast-io --ifconfig 192.168.20.1 192.168.20.2 --comp-lzo --comp-noadapt --daemon --route some_net its_masking 192.168.20.2 --keepalive 30 90
on client :
/usr/local/sbin/openvpn --remote SERVERADDR --port PORT --proto udp --dev tun0 --bcast-buffers 512 --fast-io --comp-lzo --comp-noadapt --daemon --ifconfig 192.168.20.2 192.168.
After configuring audiocodes to work with asterisk, one thing need to be done properly, to make audiocodes just route the ip call to PSTN the way asterisk want it.
on my case here, I have my asterisk adding prefix 011 and 012 before sending it to any FXO gateway attached to my asterisk, the problem is audiocodes by default will use hunting system and use any available FXO to make a call, which I dont want it to be happen as every port is attached to different provider and I want the call to be routed properly to save the cost (and cost calcula
Tech Hobbies Blog
- Nginx enabling TLS SNI support on centos 5
- test the round robin DNS features of the resolver functions
- Nginx, fastcgi, ‘Hello World’ in C
- Change Nginx Version Header
- Nginx Limit Available Methods
- Nginx SSL/HTTPS
- Nginx Image Hotlink Prevention
- Kompas - PDAM Kota Bandung Ngutang Rp 367,62 Miliar | 4 November 2008
- Sepak Bola : situs warta era digital | Chelsea Pantang Menyerah! | 18 March 2009
- Tempointeraktif.com - Real Madrid Ungguli Sevilla | 7 May 2007
- detikcom - Sidang Pengeroyokan Wendi Budiman oleh Praja IPDN Dimulai | 27 November 2007
Other News on Minggu, 28 Oktober 2007
Tempointeraktif.com - Tim Vulkanolog Ungsikan Stasiun Pemantau Gempa Kelud
detikcom - Siswa SMP Berlomba Merancang Roket Air di TMII
Tempointeraktif.com - Warga Tidak Perlu Khawatirkan Anak Krakatau Siaga
Republika - Ditemukan Fosil di Solo
detikcom - Gus Sholah: Sama Sama Tua, Tak Mungkin JK Gandeng Saya
detikcom - Ismet Dianggap Panik Pilih Rano Karno Jadi Cawabup Tangerang
Gatra.Com - Busana Praktis Nia Zulkarnaen
detikcom - Gengster Motor Garut yang Ditangkap dari Brigez dan XTC
detikcom - Sehelai Rambut Che Guevara Terjual Rp 528 Juta
detikcom - Maaf Arroyo untuk Estrada Dikecam
detikcom - 2 ABG Bandung Terseret Arus Pelabuhan Ratu
detikcom - Meski Minggu, Semanggi Merayap
Republika - Pengungsi Tagih Bantuan Presiden
Tempointeraktif.com - Kedalaman Sungai Porong Tinggal Satu Meter
detikcom - Ratusan Pemuda Berikrar 'Saatnya Memimpin Indonesia'
detikcom - Halal Bihalal Prodem Jadi Ajang Kritik SBY
Gatra.Com - Ballack Kembali Berlatih
Republika - Berawal dari Minuman Favorit Keluarga
Gatra.Com - MU dan Chelsea Pesta Gol
detikcom - Susahnya Menikah Beda Bangsa
detikcom - Remaja Indonesia yang Benar-benar Sehat 0 Persen
Republika - Cinta Bangsa, dari Mana Tumbuhnya?
detikcom - Polisi: Fariz R.M Bawa Setengah Linting Ganja
Republika - Air Purifier, Si Penjernih Udara
Republika - Lebaran di dalam Buku
Republika - Bangkit Melawan Pemiskinan
Republika - 'Pemerintah Hanya Kejar Pertumbuhan Ekonomi'
Republika - Siti Rahmah... Siti Rahmah
Republika - Sajak-sajak U Saefuddin Noer
detikcom - KPK Didesak Usut Mark Up Rp 1,4 M Proyek Lapis Baja Polri
Gatra.Com - Investor Swasta Incar JORR W2
Gatra.Com - Berbagi Angpau Irfan Samsons
detikcom - Gambari Hendak Datang, Myanmar Lepaskan Ribuan Pendemo
detikcom - Banjir 2 Meter di Aceh, Depkes Kirim 25 Ton Makanan
Tempointeraktif.com - Kaum Pedofil Internasional Masih Sasar Bali
Republika - Trik Memasak Ala Dewi Motik
Republika - Ditangkap Setelah Menyelamatkan Orang
Tempointeraktif.com - Transparancy International Serukan Empat Resolusi
Republika - Lost in Shanghai
Gatra.Com - Ahmadinejad Bukan Utusan Tuhan
Gatra.Com - Komentar Poligami Mulan
Republika - Jurus Baru Berhenti Merokok
Republika - Hindari Penularan Hepatitis B
Tempointeraktif.com - Bolos Kerja, Tiga Pejabat Solo Diusulkan Dicopot
Republika - Ingin Berinvestasi Secara Syariah
Republika - Kegemukan Memudahkan Munculnya Kanker Payudara
Republika - Inovasi a.testoni
Republika - Buku-buku Kado Pernikahan
Tempointeraktif.com - Tarif Bea Masuk Komponen Otomotif Naik
detikcom - SBY Persembahkan 'Rinduku Padamu'
detikcom - SBY Banyak Mencipta Lagu Saat di Pesawat
Tempointeraktif.com - Puting Beliung Rusak 403 Rumah di Jember
Gatra.Com - Sipir LP Madiun Terlibat Edarkan Ganja
detikcom - Generasi Muda Harus Rebut Kekuasaan Generasi Tua
Republika - India Menjadi Kunci Penyelesaian Kashmir
detikcom - Geng Motor & Polisi Garut Bentrok
Republika - Mengatasi Nyeri Haid
Republika - Kami Menjagamu Sang Saka
Tempointeraktif.com - DPR RI Tak Keberatan Pertamina Impor Tabung Gas
Tempointeraktif.com - Presiden Yudhoyono Hadiri Ulang Tahun ke-146 HKBP
detikcom - Cuaca Buruk, Pencarian Hendra dan Ugun Dihentikan Sementara
detikcom - Malaysia Disindir di Peluncuran Album SBY
detikcom - Lion Air Batal Terbang, Ratusan Penumpang Kecewa
detikcom - Nasionalisme Pemuda Rendah Akibat Kebebasan Informasi
Republika - Keyakinan Perempuan Betawi
Gatra.Com - Jaksa Agung Tunggu Ketegasan Amrozi
detikcom - Gus Ipul: Saatnya Sejarah Memanggil Kaum Muda Tampil
detikcom - Jelang Pilpres 2009, Akbar Wait and See Konvensi Golkar
detikcom - Untuk Ketiga Kalinya Rumah Jungky Junarto Dirampok
Gatra.Com - Gugatan Fantastis KD
Tempointeraktif.com - Kalla Bantah Cari Dukungan NU
detikcom - Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Warga Tidak Perlu Khawatir
Republika - Mencari Titik Temu antara Sastra dan Agama
Gatra.Com - Akbar: Saya Siap Jadi Calon Presiden
Republika - Hari Blogger Nasional
Republika - Muslimah Bercadar tak Diizinkan ke TPS
Tempointeraktif.com - Interpretasi Sejarah
detikcom - Al Martin Terbang ke India Berkat Roket Air
detikcom - Ditunggu Sikap Pilpres 2009, SBY Hanya Tertawa
Tempointeraktif.com - Sineas Indonesia Raih Penghargaan
detikcom - Ketua DPR Didesak Akhiri Isu Renovasi Rumah Dinas
Republika - Program Kapal Pemuda ASEAN
Republika - Perokok Pasif
Republika - Ibu tak Santun, Perkembangan Bayi Terganggu?
Gatra.Com - Al-Quran Bahasa Gorontalo Diterbitkan
detikcom - FPAN Tolak Renovasi Rumah Dinas DPR Kalibata
detikcom - PBNU Desak Al Qiyadah Ditindak Tegas, Jika Perlu Dibubarkan
Republika - Sukuk Atasi Defisit Akibat Harga Minyak
Republika - Aset BNI Syariah Meningkat 53,4 persen
detikcom - Pagi Berawan, Hujan Basahi Jabodetabek Siang Hingga Malam
Republika - KABAR UNTUK SOFI
Republika - Bahaya Aliran Sesat dan Menyesatkan
detikcom - Gengster Motor Tak Dilepaskan Sebelum Ortu Buat Pernyataan
detikcom - Warga Pondok Indah Daftarkan Class Action Busway Senin
Tempointeraktif.com - Ibu Imam Samudera Berkunjung ke Nusakambangan
detikcom - Ditabrak Geng Motor, Bripda Regi Tak Bisa Bertugas 3 Bulan
detikcom - Menjaring Geng Motor, Lengan Kiri Bripda Regi Patah
detikcom - Massa Gerebek Pengikut Al Qiyadah Al Islamiyah di Yogya
Republika - Menuju Rumah Bebas Alergen
Tempointeraktif.com - Presiden Luncurkan Lagu Ciptaannya
Republika - Di Mana Tempat Mainmu?
Gatra.Com - Ratna Bicara Karir Atiqah
Gatra.Com - Asan, Acong, dan Made Bisa Jadi Nasabah
Tempointeraktif.com - Renovasi Rumah Dinas DPR Belum diputuskan
Gatra.Com - Aktivitas Gn Anak Krakatau Masih Meningkat
Tempointeraktif.com - MUI Akan Surati Kejaksaan Agung
Republika - Bun, Payudaraku Besar Sebelah
Tempointeraktif.com - PLN Belum Berencana Naikkan Tarif Listrik
Tempointeraktif.com - Polisi Tangkap Pemimpin Aliran Al-Qiyadah
Tempointeraktif.com - Akitvitas Anak Gunung Krakatau Makin Meningkat
Republika - Bersepeda Pinjamkan Buku
Republika - Tenochtitlan Ibu Kota Bangsa Aztec
Republika - Patchwork, Si Pemanis
Gatra.Com - Mudik Rutin Dedy Letto
Tempointeraktif.com - Premi Askeskin Diusulkan Naik
Tempointeraktif.com - Sumburan Belarang Rusak Enan Hektar Sawah
Gatra.Com - Pengajuan Calon Sekjen KPU Terlalu Cepat
detikcom - Keluarga Kerajaan Inggris Diperas Kasus 'Video Seks'
detikcom - Pemimpin Sekarang Mobil Bekas, Tak Bisa Menang Balapan F1
Republika - Membidik Saat Maut Mengintip
Republika - Kisah para Penakluk Dunia
Republika - Tawon Siprus, Si Lebah Pencekik
Gatra.Com - Ramos Gantikan Jol
Forum Views () Forum Replies ()
Metro MMI Adukan TPI dan Lativi ke Polda Metro Jaya
03 September 2002 TEMPO Interaktif, Jakarta:Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) melaporkan stasiun televisi TPI dan Lativi ke Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Polda Metro Jaya karena menayangkan iklan kondom yang diperankan oleh musisi Harry Roesli. MMI baru melaporkan TPI dan Lativi karena pihaknya memperhatikan tayangan iklan di kedua stasiun itu pada 27 Agustus lalu sekitar pukul 22.00 WIB.
“Kalau ada media cetak atau televisi lain, ya kami akan melakukan somasi,” ujar Ketua Departemen Data dan Infromasi MMI, Fauzan Al Anshori kepada pers di ruangan Yanmas, Polda Metro Jaya, Selasa (3/9) siang.
Fauzan menjelaskan, departemennya telah menerima banyak keluhan dari banyak kalangan mengenai penayangan iklan itu melalui SMS dan surat. Mereka mengkhawatiran dampak dari penayangan iklan yang seolah-olah mendorong adanya seks bebas tetapi belangsung aman bagi para pelaku. “Kalau melakukan seks bebas mau aman ya pakai kondom,” ujar Fauzan menginterpretasikan tayangan iklan itu.
Apalagi, kata Fauzan, iklan tersebut juga menceritakan seorang dokter memperoleh banyak permintaan antibiotik agar terhindar dari HIV/AIDS . Namun, dijawab oleh sang dokter bahwa antibiotik tidak membebaskan kita dari virus itu. Satu-satunya alat pengaman adalah kondom.
Menurut Fauzi, MMI telah mensomasi kedua stasiun televisi itu. 'Namun, mereka kelihatannya tidak mendengarkan dengan alasan mendapat job order dari Departemen Kesehatan. Kalau benar, kamu juga akan mensomasi Depkes,” kata Fauzan.
Oleh karena itu, MMI melaporkan keduanya ke Yanmas Polda Metro Jaya dengan dasar pertimbangan pasal 532 KUHP tentang pelanggaran kesusilaan. Dengan somasi itu sebenarnya MMI menginginkan agar TPI dan Lativi menghentikan tayangan iklan tersebut. Jika harus diteruskan, bisa diganti materinya dengan kata-kata, “Jika tidak ingin terkena virus HIV/AIDS jangan melakukan seks bebas,”.
Fauzan juga mengatakan, pihaknya tidak mengetahui identitas pembuat iklan tersebut. Oleh karena itulah, media yang menayangkannya yang kemudian disomasi. Meski begitu, dia memahami penayangan iklan itu untuk meningkatkan keuntungan penjualan kondom tapi dampaknya berbahaya bagi generasi muda karena maraknya seks bebas.
Fauzan menunturkan somasi yang tidak mendapatkan respon ini akan disikapi dengan penuntutan melalui jalur hukum untuk pelanggran kesusilaan. “Tapi sangsinya terlalu ringan yaitu kurungan 15 hari dan denda Rp 15 ribu rupiah. Padahal itu bukan tujuan kami,” keluh Fauzan.
Fauzan menjelaskan, dalam hukum Islam perzinahan merupakan kejahatan yang hukumannya sangat berat. Pelau dirajam sampai mati bagi pezina yang telah menikah atau dicambuk bagi mereka yang belum menikah. (Istiqomatul Hayati-Tempo News Room)
Berita Acak dari arsip :

