At least 19 people were killed and 45 wounded when a suicide bomber rammed his explosives-laden car into a police station in northwest Pakistan on Monday, destroying the building, police said.
By Mustansar Baluch
New Zealand extended a state of emergency in earthquake-hit Christchurch Monday as the army enforced a no-go zone amid reports of looting in the rubble-strewn heart of the city.
Asia Pacific News
- Suicide car bomber kills 19 in NW Pakistan: police
- Nineteen killed in suicide bombing in Pakistan
- Emergency extended in quake-hit New Zealand city
- Malaysia, Indonesia ministers meet to soothe tensions
- China's 'miracle' Shenzhen marks 30 years
- Australia poised for new government
- Indonesia's lax gun control a boon for militants - report
- Tempointeraktif.com - Kebakaran Hanguskan Kios dan Rumah di Pasar Minggu | 22 March 2007
- Kompas - Konsumen Masih Butuh Kamera dan Musik | 17 November 2008
- Gatra.Com - Kampanye Hamzah-Agum Butuh Rp 500 Miliar | 19 May 2004
- Tahun Depan, Olimpiade Musim Dingin Geser "Academy Awards" - 19/04/2006, 12:11 WIB - KOMPAS Cyber Media - Hiburan | 19 April 2006
Other News on Sabtu, 5 Juni 2004
KoranTempo - Jamsostek Serahkan Ambulans ke RSUD Koja
KoranTempo - Atraksi Wisata Fatmawati Ramaikan Ulang Tahun Jakarta
KoranTempo - Mundurnya Bos Intel
KoranTempo - Perusahaan Pengalola Aset Andalkan Penjualan Permata Untuk Setoran APBN
Tempointeraktif.com - Pemutakhiran Kekayaan Capres Selesai Sebelum Pemilu
KoranTempo - Ancol Miliki Wahana Baru
KoranTempo - Polisi Izinkan 70 Senjata untuk Jaksa
KoranTempo - Pemerintah Belum Kaji Rencana Merger BNI dan Bank Permata
Tempointeraktif.com - Wiranto dan Tim Sukses Bantah Rekayasa Fatwa Kiai
KoranTempo - Soal Penunggak Iuran Hutan
KoranTempo - Saskia Sulastyono Juara Lomba Pidato Lingkungan
KoranTempo - Kerusuhan Tanjung Priok 1984 Direkonstruksi
KoranTempo - Perbankan Minta Insentif BI Atas Kenaikan Giro Wajib Minimum
KoranTempo - Saham Bank-Bank Besar Rontok
KoranTempo - Paman Korban Penyusun Rencana Penculikan
KoranTempo - Malaysia Tolak Patroli Amerika di Selat Malaka
Tempointeraktif.com - Komitmen Reformasi Pertahanan Capres Dipertanyakan
KoranTempo - Wisma Lippo Solo Diteror Ancaman Bom
KoranTempo - Pembongkaran Pasar Tanah Abang Dipertanyakan
Gatra.Com - Memahami Jarak dan Aroma Ajal
KoranTempo - Berjanji untuk Teluk Jakarta
Tempointeraktif.com - SBY Berjanji Utamakan Penyelesaian Konflik Maluku
Tempointeraktif.com - Walhi Unjuk Rasa di Bundaran HI
KoranTempo - Wajah Lingkungan Setelah Reformasi
KoranTempo - Jeffry Winters: AS Harus Diam Soal Pilpres
KoranTempo - Rumah Mewah Tanpa Izin Terus Dibangun
KoranTempo - Berhubungan Badan Berisik, Tetangga Protes
Tempointeraktif.com - Hamzah: Fatwa Kiai Jangan Dipermasalahkan
KoranTempo - Pemerintah Akan Bangun Jalan di Perbatasan Kalimantan-Malaysia
Tempointeraktif.com - Amien Tawarkan Rekonsiliasi Kabinet
KoranTempo - Pemilik Asli Rumah Susun Hanya 12 Persen
KoranTempo - Sosok Yesus pun Tak Segan Dimanfaatkan
Tempointeraktif.com - KPU dan MTV Sosialisasikan Pemilu
KoranTempo - Hotel Ciputat Ditutup Warga
KoranTempo - Salahuddin Simpan Rekaman Wawancara Saksi Kerusuhan Mei
KoranTempo - Lukisan yang Menjajari Jerami dan Air Hujan
KoranTempo - Korsel Tuduh Kapal Korut Langgar Perbatasan
Tempointeraktif.com - Mendagri Minta Pejabat Patuhi Batas Cuti Kampanye
KoranTempo - Keanekaragaman Hayati Indonesia
KoranTempo - Harga Minyak Dunia Kembali Turun
KoranTempo - Rampung Agustus
KoranTempo - Siemens Akan Tingkatkan Investasi
KoranTempo - Rencana Penerbitan SPN Tidak Terpengaruh Kebijakan Bank Indonesia
Tempointeraktif.com - Kiai Faqih Dukung Wiranto-Wahid
KoranTempo - Diperiksa KPK, Puteh Tak Siap Jawab
KoranTempo - Le Grand Bleu (Laut Tak Bertepi)
KoranTempo - Pesaing Medco Tidak Naikkan Tawaran Akuisisi Novus
KoranTempo - Nelayan Kecewa pada Kementerian Lingkungan Hidup
KoranTempo - Soal Ujian Tidak Mungkin Bocor
KoranTempo - Peserta Pemilihan Abang dan None Meningkat
Tempointeraktif.com - Pendukung Mega Lakukan Aksi Cap Jempol Darah
KoranTempo - Rambut yang Terukur
KoranTempo - PM Israel Sharon Pecat Dua Menteri yang Mbalela
KoranTempo - BPK : BPPN Hamburkan Uang Negara Rp 7 Triliun
KoranTempo - Pengembang Merasa Dirugikan
KoranTempo - Rahasia di Balik Mundurnya Tenet
KoranTempo - "Lima Masalah Krusial RUU Otonomi Daerah"
Tempointeraktif.com - 10 Kota Peroleh Piagam Adipura
KoranTempo - Merencanakan Perjalanan Wisata
KoranTempo - Stabilitas Lewat Perimbangan Pusat-Daerah
KoranTempo - BPK Mulai Periksa RRI
Forum Views () Forum Replies ()
Surya Paloh Diperiksa Seputar Kredit Bank Mandiri Rp 160 M
Melly Febrida - detikcom Jakarta - Bos Metro TV Surya Paloh diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus kredit macet bank Mandiri. Paloh dicecar seputar adanya informasi Metro TV (PT Media Televisi Indonesia) menerima kredit PT Cipta Graha Nusantara (PT CGN) senilai Rp 160 miliar.
"Dia (Surya Paloh) diperiksa dalam rangka meminta penjelasan sehubungan adanya keterangan dari
pihak-pihak yang sudah diperiksa sebelumnya," ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Soehandojo, kepada wartawan di Kejaksaan Agung RI, Jl Hasanuddin,Jakarta Selatan, Senin (11/7/2005).
Materi pemeriksaan terhadap Surya Paloh juga difokuskan pada penjualan dan pembelian aset PT Tahta Medan oleh PT Tri Manunggal Mandiri Persada (PT TMMP) yang merupakan perusahaan afiliasi dengan Media Group. Aset PT Tahta Medan dibeli dari BPPN dan dijual ke PT Azalea Limited Rp 160 miliar. Menurutnya, PT Media Televisi Indonesia menerima hasil penjualan aset kredit PT Tahta Medan sebesar Rp 160 miliar.
"Jadi, kita pertanyakan sejauh mana kebenaran dari informasi seperti itu," jelasnya.
Surya Paloh diperiksa sebagai saksi terhadap tiga tersangka dari direksi Bank Mandiri Neloe cs. PT CGN merupakan salah satu debitor yang terkait kasus kredit macet Bank Mandiri. Tim penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka dari PT CGN yaitu Direktur Utama Edison, Komisaris Saipul dan Direktur keuangan Diman Ponijan. Mereka kini masih ditahan di Rutan Kejagung.
Setelah menjalani pemerikasaan selama 2,5 jam oleh tim penyidik yang dipimpin Arnold Angkouw, Paloh mengaku tidak pernah berhubungan dengan PT CGN. " Tadi saya ditanya apakah saya mengenal PT CGN, pernah berhubungan dengan PT CGN,saya bilang saya tidak kenal dan memang tidak kenal," tegas pria brewok ini. ( ton )
Berita Acak dari arsip :

