KUALA LUMPUR (Reuters) - Pirates robbed a Japanese chemical tanker in the South China Sea on Sunday amid a "serious escalation" of attacks, a maritime watchdog said on Monday.
This Eid al-Fitr Muslim holiday, Malaysian Sharifa Ahmad is determined to make heads turn in her "Made in Indonesia" outfit -- a black flowing chiffon robe with embroidered neckline and matching headscarf hand stitched with Swarovski crystals.
Officials said it was the strongest eruption since 2,460-metre (8,100-foot) Mount Sinabung ended its long sleep on Sunday, and sparked panic among local residents.
Indonesia News
- Pirates rob tanker as attacks rise in S.China Sea
- Indonesian fashion scores Ramadan hit
- Fears for villagers as Indonesian volcano erupts again
- Eleven Indonesian police arrested over riot deaths
- Villagers flee as Indonesia volcano erupts again
- Two Indonesia police on trial for 'Qaeda' arms sales
- Mass breakout from Australia immigration centre
- Tempointeraktif.com - AS Akui Dua Pilotnya Tertangkap di Irak | 25 March 2003
- detikcom - Ungkap Pelanggaran HAM Timtim, KKP Panggil Wiranto | 5 September 2005
- Sepak Bola : situs warta era digital | The Reds Gaet Aquilani | 5 August 2009
- Republika - Jakarta Kekurangan Tempat Penampungan Air | 19 February 2008
Other News on Sabtu, 20 Juni 2009
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Wiranto Rambah Transmigran di Sumatera
detikNews : situs warta era digital | Pesawat Arnold Schwarzenegger Mendarat Darurat
Kompas - Luar Biasa, Taufik Lolos ke Final
detikNews : situs warta era digital | Rhani dan Nasrudin Dianggap sebagai Perintang Kasus Korupsi
Kompas - Yayasan Sastra Selamatkan 6.000 Naskah Kuno
Kompas - Polisi Iran Bubarkan Ribuan Demonstran
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | PD: Jangan Cepat-cepat Supaya Selamat
Gatra.Com - Anggota DPRD Ditangkap Saat Pesta Shabu
Sepak Bola : situs warta era digital | Valencia Batal Jual Villa
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Suara Hati Nur untuk SBY
detikNews : situs warta era digital | Dari Memutihkan Hingga Mengencangkan Kulit
detikNews : situs warta era digital | Adukan Suami, Nazwita Tulis Surat Ke SBY
Gatra.Com - Jolie Ingin Ikuti Jejak Hepburn
Republika - Pesta Hijau untuk Jakarta
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Pemuda Demokrat Indonesia Dukung Mega-Prabowo
Gatra.Com - KPK Tahan Rekanan Depdagri
Kompas - Indonesia Hanya Punya Taufik, China Mendominasi
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Beri Nomor HP, SBY Minta Pedagang Adukan Pengusaha Nakal
Kompas - Khamenei: Stop Protes
detikNews : situs warta era digital | Dibawa ke Rutan Polda Metro, Hengky Diborgol dan Pakai Kursi Roda
Gatra.Com - MK Tolak Gugatan PNBKI
Kompas - IRAN
Kompas - Saat Menjadi Presiden, Mega Menurunkan Harga Sembako
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Atasi Pungli Boediono mutlakkan reformasi birokrasi
detikNews : situs warta era digital | KPK Juga Bawa Pembantu Hengky
detikSport : Situs Warta Era Digital | Kalau Peter Gade Bicara Liverpool
Kompas - Bus DAMRI Terbajar di Tol Waru-Merak
Kompas - Para 'Penjajah' Tanpa Senjata
Kompas - Malaysia Deports 148 Illegal Indonesian Migrant Workers
Kompas - CALON WAKIL PRESIDEN
Sepak Bola : situs warta era digital | Juve Lepas Mellberg ke Olympiacos
Gatra.Com - Buron Kasus Mobil Damkar Ditangkap
KOMPAS Cetak : Ratusan Ton Udang Mati
KOMPAS Cetak : Polisi dan Kejaksaan Saling Tuding soal Pasal Dakwaan
detikNews : situs warta era digital | Tabrakan Beruntun di Tol Simatupang, Macet 3 Km
Kompas - Cara "Gila" Syekh Puji Jadi Pengusaha Sukses
detikNews : situs warta era digital | Seorang Jatuh dari Jalan Layang Pancoran
Kompas - 23 Militan Taliban Tewas di Tangan Pasukan Koalisi
Kompas - Taufik Hadapi Chong Wei di Final
Kompas - Seribu Satu Soal Minahasa di Museum Sulut
Kompas - Vettel Raih Pole Position
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Kampanye di Riau, SBY Berpantun
detikNews : situs warta era digital | Panen Durian di Pekanbaru, Pedagang Dapat "Durian Runtuh"
detikNews : situs warta era digital | Mayat Wanita Tanpa Kepala Ditemukan di Kep Seribu
Sepak Bola : situs warta era digital | Keamanan Turis Ancam Piala Dunia
Kompas - Cagar Biosfer Riau Dirambah
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Prabowo Sindir Slogan 'Lanjutkan'
Kompas - Al Quran Raksasa Karya Pemuda Palembang Diluncurkan
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Banyak Isu Beredar, Boediono Minta Partai Koalisi Kompak
Kompas - Ratusan Ton Udang Mati
Kompas - Polisi Bersenjata Iran Hadang Ribuan Demonstran
Kompas - Kebiasaan Mencuri Celana Dalam Berakhir dengan Jaminan Rp 200 Juta
Kompas - BERITA FOTO: Jembatan Ampera Memesona dalam Pesta Kembang Api
Sepak Bola : situs warta era digital | Kamar Hotel Mesir Dimaling
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Jurus 6 Pertanyaan SBY untuk Yakinkan Simpatisannya
Kompas - Program Rusunami Terbukti Salah Sasaran
Kompas - ARM Picu Krisis Baru
Gatra.Com - Marzuki Darusman Selidiki Kasus Benazir
Kompas - Contreng di China, Kirimnya Pakai Huruf China Dong!
Kompas - Katak Kaca dari Ekuador
Sepak Bola : situs warta era digital | Ronaldo-Madrid Diklaim Sudah Deal
detikNews : situs warta era digital | Kronologi Penangkapan Hengky
detikSport : Situs Warta Era Digital | Taufik Lolos dari Hadangan Gade
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Bendera PKB dan PDS Hiasi Kampanye Mega-Prabowo di Bandung
Kompas - AMERIKA SERIKAT
Sepak Bola : situs warta era digital | Kalau Peter Gade Bicara Liverpool
Kompas - Chong Wei Waspadai Kebangkitan Taufik
Gatra.Com - Milan Prioritaskan Džeko
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Diduga Bermotif Politik, Makam Kyai Sesepuh Magelang Dibakar
detikNews : situs warta era digital | 1 Korban Dirawat Meninggal, Korban Tewas Jadi 32 Orang
detikNews : situs warta era digital | Bukan Jaksa, Nazwita PNS di Staf Bagian Pembinaan Kejagung
Kompas - KISRUH PILPRES IRAN
Kompas - Kido/Hendra: Kami Sudah Berusaha Maksimal
detikNews : situs warta era digital | KPK: Penyadapan Nasrudin & Rhani Sesuai Prosedur
detikSport : Situs Warta Era Digital | FIA Akan Tempuh Jalur Hukum
Sepak Bola : situs warta era digital | Chelsea Berniat Banding
Sepak Bola : situs warta era digital | 'Spanyol Berjaya di Afrika'
Kompas - Yayasan Sastra Selamatkan 6.000 Naskah Kuno
Gatra.Com - Saipul Jamil Patok Harga Rp150 Juta
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Petani Teh Curhat ke Boediono
detikFoto | TKP Jatuhnya Ibrahim
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Anas: SBY Keliling Nusantara Perkuat Dukungan
Kompas - Memburu Apartemen Murah di Depok
detikNews : situs warta era digital | Disambut 350 Penjelajah Swedia, Jeffrey Lintasi Kutub Utara
Kompas - Potensi Hujan dan Angin Kencang di Jabodetabek
detikSport : Indonesia All-Star vs MU
detikNews : situs warta era digital | 26 Warga Sipil Afghanistan Tewas Oleh Tentara AS
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Debat Capres Dibiayai APBN, Jeda Komersial Seharusnya Ditiadakan
detikNews : situs warta era digital | Diperiksa Polda, Chandra Hamzah Buka-bukaan Pekan Depan
detikNews : situs warta era digital | Mampukah KPK Jerat Hari Sabarno?
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Moderator Debat Capres Harus Diberi Keleluasaan Lebih
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Pemuka 5 Agama Doakan Mega-Prabowo Menang Pilpres
Kompas - Utusan RI Terpilih sebagai Wapres Dewan HAM PBB
Sepak Bola : situs warta era digital | Brasil Istimewakan Italia
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | SBY Tak Mau Manfaatkan Aulia Pohan
KOMPAS Cetak : Pengusaha, Apa yang Salah?
Kompas - Djoko Chandra Begs for Delay in Execution
detikNews : situs warta era digital | Hengky akan Diperiksa Dokter, Lalu Ditahan di Rutan Polda
Kompas - Taufik Makin PD, Siap Ukir Sejarah
Kompas - Pameran Tosan Aji di Keraton Kacirebonan
Sepak Bola : situs warta era digital | MU-Tevez Resmi Berpisah
detikNews : situs warta era digital | Kebakaran di Medan, Seorang Bocah Tewas
detikNews : situs warta era digital | Ibrahim Pingsan dan Lehernya Patah
Kompas - Chris John Siapkan Strategi Khusus
KOMPAS Cetak : Kini Dijaga 24 Jam dan Dibangun Pos Polisi
Kompas - Yayasan Sastra Selamatkan 6.000 Naskah Kuno
KOMPAS Cetak : Untung Oke, Ilmu Pasar Modal Oke
Kompas - Bom Ratakan 25 Rumah dan Tewaskan 25 Orang
detikSport : Situs Warta Era Digital | Raikkonen Juga Ikuti Tim Ferrari
detikNews : situs warta era digital | Sulitnya Tangkap Hengky, Mulai Rumah Full CCTV Hingga Panjat Tembok
Kompas - Bertengkar dengan Pacar, Ibrahim Terjun dari Jalan Layang
Sepak Bola : situs warta era digital | Terry Kecam Sanksi Drogba-Bosingwa
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Boediono: Bukan Lebih Cepat Lebih Baik, Tapi Transparan dan Akuntabel
Kompas - Potensi Hujan di Jabodetabek
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | JK: Terima Kasih Ical
detikNews : situs warta era digital | Tulang Dagu Ibrahim Keluar, Dada Retak
detikSport : Situs Warta Era Digital | Taufik: Ini Seharusnya Final
Republika - KPK Tangkap Hengky Samuel
Republika - Taufik Incar Gelar Ketujuh
Kompas - Wah, 11 Sarjana Dapat Rp 20 Juta dari Yayasan Supersemar
Kompas - Satu-satunya Tunggal Putri Indonesia Gugur di Perempat Final
Kompas - Kalla Kampanye di Bali
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Ical Pinjami JK Boeing 737-800 untuk Kampanye ke Papua & Bali
Kompas - Wah, 11 Sarjana Dapat Rp 20 Juta dari Yayasan Supersemar
KOMPAS Cetak : Boediono: Berpolitik dengan Sebuah Pendekatan Kemanusiaan
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009
Gatra.Com - Bulu Tangkis Masuk Kurikulum SD
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Pedagang Beras Curhati SBY Soal Kesulitan Modal
Kompas - Lagi-lagi Heli Jatuh
detikSport : Situs Warta Era Digital | Red Bull Mengusik Button
Kompas - Debat Capres Dievaluasi
detikNews : situs warta era digital | Dipicu Ribut di Atas Motor dengan Mantan Pacar
Kompas - Berobat yang Efisien
Sepak Bola : situs warta era digital | Sneijder: Jangan Jual Aku, Madrid
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | JK-Wiranto Minta Bawaslu Tindak Kampanye Terselubung SBY
Kompas - KOLOM POLITIK-EKONOMI
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | JK Nilai Pertanyaan di Debat Capres Kurang Tajam
detikNews : situs warta era digital | Nazwita Terima Telepon Ancaman dari Nomor Tak Dikenal
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Mega-Prabowo 'Sisir' Jalur Selatan dan Utara Jawa
Gatra.Com - Malang Stop Kirim TKI ke Malaysia
Kompas - Rusia Siap Kurangi Senjata Nuklir
detikNews : situs warta era digital | Baim Sudah Sadar Tapi Belum Bisa Berkata-kata
Sepak Bola : situs warta era digital | Pengusaha Spanyol Tagih Utang pada Madrid
Kompas - Jaksa Dapat Fasilitas RS Omni
detikNews : situs warta era digital | Tak Gubris Mantan Pacar, Ibrahim Loncat dari Ketinggian 10 Meter
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | SBY di Mata Mike 'Idol'
detikFoto | Hengky Samuel Ditangkap KPK
detikNews : situs warta era digital | Kejar Penyerempet, Honda CRV Jatuh di Sungai Ancol
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | JK Nilai Pertanyaan di Debat Capres Kurang Tajam
Kompas - DKI Tagih Kontribusi
Kompas - Panggangan Batubara Atau Gas?
detikNews : situs warta era digital | Jadi Buronan Selama Tiga Tahun, Hengky Diburu Hingga ke Luar Negeri
KOMPAS Cetak : Polisi dan Kejaksaan Saling Tuding soal Pasal Dakwaan
Kompas - Wah, 11 Sarjana Dapat Rp 20 Juta dari Yayasan Supersemar
Gatra.Com - Dian Jadi Wakil Presiden Dewan HAM PBB
detikNews : situs warta era digital | Dibawa ke Rutan Polda Metro, Hengky Diborgol dan Pakai Kursi Roda
Sepak Bola : situs warta era digital | Saatnya Spanyol Rotasi
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Ke Cirebon, Prabowo Teken Kontrak Politik dengan Nelayan
Kompas - Partipasi Pemilih Luar Negeri Minim
Kompas - Selangkah Lagi, Taufik Catat Rekor Baru
Kompas - Marzuki Darusman Usut Pembunuhan Benazir Bhutto
Sepak Bola : situs warta era digital | Vermaelen Resmi The Gunners
detikNews : situs warta era digital | Oentarto: Hengky Samuel Teman Hari Sabarno
Kompas - Ganda Putera China ke Final
detikSport : Situs Warta Era Digital | Mike Weir Memimpin, Woods Tercecer
detikSport : Situs Warta Era Digital | Nadal Absen di Wimbledon
Gatra.Com - MK Tolak Gugatan Partai Buruh
Sepak Bola : situs warta era digital | Jalur Juara Italia Lewati Brasil dan Spanyol
Sepak Bola : situs warta era digital | Susahnya Owen Mencari Klub Baru
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | SBY Puji Ikan Patin Khas Pekanbaru
detikNews : situs warta era digital | Ayatullah Khamenei Imbau Agar Massa Tenang
KOMPAS Cetak : Polisi dan Kejaksaan Saling Tuding soal Pasal Dakwaan
detikSport : Indonesia All-Star vs MU
Kompas - Wah, 11 Sarjana Dapat Rp 20 Juta dari Yayasan Supersemar
Gatra.Com - Ayu Fani Juara
Gatra.Com - Saya Ditabrak dan Tersungkur ke Aspal
detikSport : Situs Warta Era Digital | Peter vs Taufik Selalu Ketat
KOMPAS Cetak : Debat Capres Dievaluasi
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Boediono Imbau Para Scientist 'Bertobat'
detikNews : situs warta era digital | Hengky akan Diperiksa Dokter, Lalu Ditahan di Rutan Polda
Gatra.Com - Yayuk: Petenis Semakin Individual
Republika - Cenderamata untuk Anggota DPR tak Pantas
Gatra.Com - Biar Masyarakat Menilai Kasus Aulia
Kompas - Wali Kota, Jaksa, Dukung Mafia
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | JK Janji Terapkan Otonomi Daerah yang Efektif
detikNews : situs warta era digital | Pekanbaru dan Pasar Barang Impor
Kompas - Lembaga Survei Nakal Terancam Sanksi
Sepak Bola : situs warta era digital | Istri Tak Betah, Mascherano Merapat ke Barcelona
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Permadi Ramalkan Prabowo Jadi Presiden 2010
Kompas - Cuaca Hujan dan Berawan di Indonesia
Sepak Bola : situs warta era digital | City Dapatkan Cruz
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Tim SBY-Boediono Optimis Kantongi 70 Persen Suara di Sumut
detikNews : situs warta era digital | Debat Capres Kurang Menarik
Republika - PBB Tugasi Marzuki Selidiki Pembunuhan Bhutto
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | JK Dikukuhkan Jadi Anak Adat Papua
detikNews : situs warta era digital | Kronologi Penangkapan Hengky
Kompas - Survei Bisa Jadi Blunder untuk SBY
detikNews : situs warta era digital | Sultan Jenguk Anak Buahnya di Penjara
detikNews : situs warta era digital | KPK: Status Eks Mendagri Hari Sabarno Menunggu Perkembangan
Kompas - Orgasme Bikin Hidung Mampet
detikNews : situs warta era digital | KPK Juga Bawa Pembantu Hengky
Kompas - Anggota DPRD Diduga Nyabu di Hotel Bersama Dua Wanita
detikSport : Situs Warta Era Digital | Mosley Pede F1 Tak Akan Pecah
Gatra.Com - KY: Usut Pembocoran Kasus Djoko Tjandra
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | Di Cipanas, Mega Sapa Pemetik Teh dan Pedagang Tradisional
detikNews : situs warta era digital | Jadi Buronan Selama Tiga Tahun, Hengky Diburu Hingga ke Luar Negeri
Gatra.Com - Hengky Tertangkap di Pondok Indah
Kompas - Musikal "Cinta Dasima" untuk Lestarikan Budaya Betawi
Gatra.Com - Masyarakat Diimbau Waspada Banjir Bandang
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009
detikPemilu: Ulasan Tercepat Seputar Pemilu 2009 | ITB Minta Dukungan SBY-Boediono
Forum Views () Forum Replies ()
Tak Bisa Main Lagi dengan Si Manis ...
Ketika binatang kesayangan mati, anak akan merasa sedih kehilangan 'sahabat karibnya'. Ekspresinya, ada yang menangis terisak-isak, tidak mau makan, tidak mau bermain keluar. Yang ada di benaknya hanyalah hewan kesayangan yang tidak mungkin kembali.
''Wajar bagi siapa pun ketika kehilangan sesuatu yang disayangi akan sedih,'' kata psikolog anak, Anna Surti Arianti. Termasuk pada anak-anak. Bagaimana menghadapi keadaan seperti itu? ''Orangtua jangan dulu menghibur si anak, tapi orangtua harus merasakan dan memahami kesedihan si anak,'' saran Nina, begitu sapaan akrab Anna Surti Ariani. Bagi anak yang berusia di bawah tujuh tahun dan belum begitu mengerti kematian, tak perlu penjelasan yang banyak teori. ''Katakan saja bahwa kucingnya tidak bisa hidup lagi, tidak bisa bermain lagi selamanya,'' kata Nina.
Wajar dan tak wajar Tapi, anak-anak di atas tujuh tahun sudah mengerti kematian, orangtua harus benar-benar mengerti perasaan si anak. ''Misalkan, 'Nak... pasti kamu sedih ya Si Cemong mati. Dulu Bunda juga punya kucing, lagi lucu-lucunya sakit lalu mati. Bunda juga sedih sekali, makanya Bunda bisa merasakan kesedihanmu,'' ujar Nina mencontohkan ucapan empati pada anak. Tak cuma itu. Alumnus Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini menyarankan alternatif mengajak anak bersama-sama menguburkan binatang kesayangannya. ''Lalu, menabur bunga di kuburan agar dia mengerti konsep kematian,'' katanya.
Pasca kematian 'sahabatnya', lanjut Nina, si anak pasti akan berulang-ulang menanyakan atau membahas dengan orangtua. Hal ini bukan karena anak tidak mengerti, tapi sebagai proses dari si anak untuk mengatasi kesedihannya. Makanya orangtua bisa ikut bernostalgia menceritakan kembali kelucuan binatang kesayangannya.
Untuk beberapa hari masih normal kalau anak-anak itu masih sedih. Tapi, kalau sampai seminggu atau dua minggu sedih terus, itu tidak wajar. Apalagi kalau sampai tidak mau bermain, tidak mau sekolah, mogok makan, bahkan mogok bicara dengan siapa pun. ''Kalau indikasinya seperti itu sebagai bahan intropeksi bagi orangtua. Berarti selama ini di mata si anak tidak ada teman yang dekat, termasuk orangtuanya kecuali si binatang kesayangan sampai si anak kehilangan seperti itu,'' papar Nina.
Keadaan sepertu, lanjut dia, tidak boleh dibiarkan. Orangtua harus memberikan solusi mengalihkan kesedihan si anak. Banyak cara yang bisa dilakukan, misalkan mengajak anak pergi, bermain keluar supaya tidak ingat dengan kucingnya.
Bisa trauma Ada juga kematian binatang yang tak wajar. Misalnya, ketika binatang sakit parah kondisinya sulit disembuhkan, dokter hewan sering menyarankan agar binatang itu disuntik mati. Keputusan seperti itu bisa membuat anak stres. Pada sebagian anak bisa berpikir, bila dia sakit pun solusinya akan disuntik mati.
Nina mengingatkan, pilihan menyuntik mati hewan kesayangan anak jangan sampai didengar oleh anak. ''Karena membuat anak trauma,'' katanya. ''Sampaikan saja kalau dokter sudah berusaha menyembuhkan Si Manis, tapi Tuhan kasihan melihat kucing itu sakit sekali. Jadinya, mati.''
Andaikan si anak telanjur mengetahui kalau kucing kesayangannya disuntik mati, Nina menganjurkan agar orangtua memberi pengertian bahwa jalan tersebut tidak mungkin diterapkan kepada anaknya. Dan, anak pun penting tah bahwa suntikan untuk binatang tidak sama dengan suntikan yang diberi dokter anak.
Lalu, baikkah segera memberikan pengganti binatang kesayangan yang sudah mati? Sejumlah pakar berpendapat, mengganti terlalu cepat bisa menyebabkan anak merasa bersalah atau tidak setia, dan mereka akan merasa kesulitan menjalin hubungan dengan binatang barunya. Anak juga akan merasa bila sesuatu terjadi pada mereka, mereka akan segera dilupakan dan pengganti baru akan ditemukan. Intinya, anak perlu tahu bahwa persahabatan tak segera digantikan. vie
( )Berita Acak dari arsip :

