At least 19 people were killed and 45 wounded when a suicide bomber rammed his explosives-laden car into a police station in northwest Pakistan on Monday, destroying the building, police said.
By Mustansar Baluch
New Zealand extended a state of emergency in earthquake-hit Christchurch Monday as the army enforced a no-go zone amid reports of looting in the rubble-strewn heart of the city.
Asia Pacific News
- Suicide car bomber kills 19 in NW Pakistan: police
- Nineteen killed in suicide bombing in Pakistan
- Emergency extended in quake-hit New Zealand city
- Malaysia, Indonesia ministers meet to soothe tensions
- China's 'miracle' Shenzhen marks 30 years
- Australia poised for new government
- Indonesia's lax gun control a boon for militants - report
- Sepak Bola : situs warta era digital | Juve Hancurkan Roma 4-1 | 22 March 2009
- situs warta era digital | Pelantikan Anggota Dewan Jadi Ajang Bancakan, Demokrasi Terancam | 29 September 2009
- detikcom - Gus Dur: Islam yang Salah Adalah Islam yang Keras | 18 December 2005
- Gatra.Com - Dekopin: Hentikan Ritel Modern | 28 September 2008
Other News on Jumat, 5 Desember 2003
Tempointeraktif.com - BI: Seharusnya Tersangka Kasus BRI Banyak
Tempointeraktif.com - BPK Temukan 130 Rekening Menkeu di BI
Tempointeraktif.com - Marzuki: Mustahil Golkar Koalisi dengan PKPB
Tempointeraktif.com - Air Mata Edu dan Hary Tumpah di Hang Day
KoranTempo - Dulu Kecaman Politik, Kini Kecaman Budaya
Gatra.Com - Raja Abdullah Bertemu Bush, Bahas Timteng
Gatra.Com - Menpan: PNS Haram Masuk Parpol
Tempointeraktif.com - Tenis Beregu Indonesia Maju ke Semifinal
Tempointeraktif.com - 2004, Ditargetkan 5000 Tenaga Kerja Sukarela
Tempointeraktif.com - Teten: Materi Wawancara Untungkan mantan Jaksa dan Polisi
KoranTempo - Dirgantara Bentuk Konsorsium dengan Tiga Negara ASEAN
KoranTempo - Rupiah Sedikit Tertekan
Tempointeraktif.com - Romli: Presiden Tak Bisa Ubah Hasil Panitia Seleksi
Tempointeraktif.com - Paman dan Keponakan Tewas Terkena Ledakan Tabung Gas
KoranTempo - PGN Putuskan Obligasi Dolar Tahun Depan US$ 400 Juta
Tempointeraktif.com - Pemerintah Diminta Segera Selesaikan Konflik Poso-Morowali
Tempointeraktif.com - DPR akan Panggil Kapolri soal Kasus Lumajang
KoranTempo - Konferensi Internasional Soal Myanmar Digelar
Tempointeraktif.com - Nurdin Halid: Perjuangan Belum Selesai
KoranTempo - Kisruh Pembunuhan Kader PKB
KoranTempo - Pemerintah Akan Lelang Obligasi Berjangka 7 Tahun
Tempointeraktif.com - Tiga Konsorsium Diizinkan Ikut Divestasi Bank Lippo
KoranTempo - Publik AS: Perang di Irak Tidak Lenyapkan Ancaman Teroris
KoranTempo - Bapepam Siap Layani Gugatan Eddy Pianto
KoranTempo - Tiga Tersangka Pembobol BRI Ditahan
Tempointeraktif.com - Argo Pantes Tunda Divestasi PT Nusa Raya
Tempointeraktif.com - Banjir Rendam 312 Rumah di Purbalingga
Tempointeraktif.com - Adik Al-Ghozi Jadi Instruktur Pelatihan di Mindanao
KoranTempo - Kuku Cantik, Istimewanya Kuku
KoranTempo - Uji Kelayakan Calon Anggota KPI Hanya Dihadiri 19 Anggota DPR
Tempointeraktif.com - Giliran Halim Perdanakusuma yang akan Digusur
Tempointeraktif.com - Empat Petinju ke Semifinal
Gatra.Com - Nigeria Pecat Menteri Korup
KoranTempo - Bank Lippo Kembali Ditawarkan ke Investor Lama
KoranTempo - Anwar: 2004 Rupiah Akan Stabil
Tempointeraktif.com - Siswa SMP Sodomi Dua Bocah Tetangganya
KoranTempo - Koizumi Setuju Kirim 1.100 Tentara ke Irak
Tempointeraktif.com - Panwaslu akan Proses Pelanggaran Verifikasi Faktual
Tempointeraktif.com - Dinas Pertanian Tarakan akan Dimintai Pertanggungjawaban
KoranTempo - KPU Didesak Uji Publik Caleg Partai
Tempointeraktif.com - Mobil Carry Terbalik di Tol Jagorawi
Tempointeraktif.com - FBI ke Papua Minggu Depan
KoranTempo - Seleksi Terbuka Calon Pemimpin Komisi Antikorupsi Minim Partisipasi
Tempointeraktif.com - Angkutan Lebaran akan Dituangkan dalam Keppres
KoranTempo - Hanya 13 Partai Lolos di Jawa Timur
KoranTempo - Bulog Tetap Akan Impor Beras Januari-Februari
Tempointeraktif.com - Australia-Indonesia Akan Bahas Soal Aceh
Gatra.Com - Menpan: Hanya 1,26 Persen PNS yang Bolos
Tempointeraktif.com - Partai Golkar DIY Ditegur Panwaslu
Tempointeraktif.com - Panitia: Seleksi Komisi Antikorupsi Tidak Optimal
Gatra.Com - Habibie Siapkan Dana Pembinaan
Tempointeraktif.com - 36 Calon Anggota DPD DKI Jakarta Lolos
Tempointeraktif.com - Rapat Pansus Komisi Rekonsiliasi "Sepi"
KoranTempo - MA Prioritaskan Kasasi Ba'asyir
KoranTempo - Prosedur Penangkapan Aktivis Muhammadiyah Kudus Dipersoalkan
Tempointeraktif.com - Pemprov: Penertiban Terus Berlangsung
Gatra.Com - TNI AL Harus Keras Terhadap Pelanggar Kedaulatan Negara
KoranTempo - Target Myanmar untuk 2006
Tempointeraktif.com - Kereta Rusia Meledak, 36 Tewas
KoranTempo - Tutut for President
KoranTempo - AS Bantu US$ 24 Juta untuk Pemilu 2004
KoranTempo - Buruknya Pelayanan Hotel Tiara, Medan
KoranTempo - Dua Partai Lagi Jadi Peserta Pemilu
Gatra.Com - Kasal: Pembelian Kapal Belanda, Masih Nego
Tempointeraktif.com - Cadangan Biji Timah Indonesia 700 Ribu Ton
Tempointeraktif.com - Sukses Rina Dewi Angkat Optimisme Indonesia
Tempointeraktif.com - Senam Beregu Putra Gagal
Tempointeraktif.com - Whiter Paper akan Jadi Bahasan Sidang CGI
Gatra.Com - Indonesia akan Kembangkan Satelit Mikro
Tempointeraktif.com - Tim Sepak Bola Optimis Masuk Semifinal
KoranTempo - Indonesia Siap Produksi Obat HIV/AIDS
Gatra.Com - Sinansari: Cegah Media Massa Dikte Publik
KoranTempo - Pemerintah Siapkan Keputusan Presiden tentang Angkutan Lebaran
Tempointeraktif.com - Penolakan UU Penyiaran Akan Jadi Sandungan
Tempointeraktif.com - Korban Penggusuran Berunjuk Rasa di Balai Kota
KoranTempo - Pendapatan SMS Idul Fitri Naik
KoranTempo - "Tidak Usah Ada UU Pers"
Gatra.Com - Banjir Mobil Bodong di Pasar Gelap
Tempointeraktif.com - Desember, Jepang akan Tandatangani TAC
KoranTempo - 18 Kontainer Terigu di Tanjung Priok Rusak
KoranTempo - Menkeu: Kompensasi Telkom Bisa Diambil dari APBN
Tempointeraktif.com - Pemerintah Jepang Beri Pinjaman Rp 8,21 Triliun
KoranTempo - Guantanamo Mengubah Mohammed
Tempointeraktif.com - Mahasiswa Indonesia di Pakistan Tidak Dijemput
KoranTempo - Pemerintah Daerah Boleh Bangun Depo BBM
Tempointeraktif.com - Gugatan Kasus Ruislag SLTP 56 Ditolak
Tempointeraktif.com - Akbar: Golkar Mungkin Saja Koalisi dengan PKPB
KoranTempo - Pertempuran Warnai Ulang Tahun GAM
KoranTempo - Obrolan Wong Cilik tentang Islam dan Korupsi
KoranTempo - "Partai Tanggung Biaya Pengamanan Kampanye Presiden"
KoranTempo - Dewan Pers Tolak Jadi Badan Regulator Pers
Tempointeraktif.com - Bocah Diculik di Pariaman, Dibuang di Cilandak
Gatra.Com - Indonesia Siap Angkat Koper
Tempointeraktif.com - Massa PDIP Tolak Bupati Terpilih
KoranTempo - Pegawai Papua Terlibat Separatisme
Gatra.Com - Sebanyak 22 Juta Pekerja Jadi Peserta Jamsostek
Tempointeraktif.com - Panwaslu Awasi Parpol yang Mulai Kampanye
KoranTempo - Mandiri Siapkan Opsi Serahkan Kredit Kiani ke DJPLN
Forum Views () Forum Replies ()
BANDUNG, MINGGU — Wartawan Malaysia yang dinyatakan hilang, Wan Asrudi Wan Hasan (33), telah kembali bergabung dengan rombongan yang masih berada di Bandung.
'Wan Asrudi Wan Hasan sudah ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB, sekarang dia lagi istrihat di kamar hotel,' kata koordinator wartawan Indonesia untuk rombongan wartawan Malaysia, Nanang, di Bandung, Minggu.
Wan Asrudi dinyatakan kembali saat dia dan para rombongan wartawan Malaysia sedang berada di kantor Polwiltabes Bandung. 'Kami sedang di Polwil, mencari kabar tentang perkembangan hilangnya Wan Asrudi, tapi tiba-tiba resepsonis hotel memberi kabar bahwa Wan Asrudi ada di hotel,' katanya.
Dikatakannya, begitu mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung kembali ke Hotel Naripan, tempat para rombongan wartawan Malaysia menginap. 'Kata resepsionis hotel, Wan Asrudi datang menggunakan taksi dan wajahnya terlihat stres dan langsung masuk kamarnya,' kata Nanang.
Ia mengatakan, saat ini, dia belum dapat melakukan komunikasi dengan Wan Asrudi. 'Kami belum dapat berkomunikasi dengan Wan Asrudi, biarkan dia istirahat,' kata Nanang.
Wan Asrudi Wan Hasan adalah seorang jurnalis asal Malaysia dari Harian Metro. Dia dinyatakan hilang setelah berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kawasan Pasteur, kemarin (21/2) sore.
Kedatangan Wan Asrudi beserta rombongan wartawan lainnya ke Bandung ialah untuk melakukan kegiatan bakti sosial.
Salah seorang rekan Wan Asrudi yang tergabung dalam rombongan, Shahiman Shariv, menyatakan khawatir, menghilangnya Wan Asrudi karena terkena pukau (hipnotis) atau kecelakaan.
'Kami cemas, jangan-jangan Wan Asrudi hilang karena pukau,' kata Shahiman.
ABI
Sumber : Ant
Berita Acak dari arsip :

